Daerah

Mati Lampu dan Kelangkaan BBM, Sambut kedatangan Bupati di Pulau Geser

Kedatangan Bupati Seram Bagian Timur (SBT) di Pulau Geser dalam rangka menghadiri acara wisuda mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Seram Timur, Selasa (10/12), disambut terikan mati lampu dan kelangkaan BBM dari warga setempat.

Bupati dan rombongannya tiba dipelabuhan Geser pukul 14.52 Wit, disambut oleh Camat, siswa SMA, SMP, SD, dan ASN, juga mahasiswa STAIS. Saat Bupati dan rombongannya melewati Gapura pelabuhan geser, teriakan lampu mati dan kelangkaan BBM itu muncul dari kerumunan emak-emak di pelabuhan.

Akbar, pemuda Geser saat diwawancarai menyebutkan bahwa, setahun terakhir ini Lampu sering sekali mati tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Katong di Geser ini (kami di Geser) lampu mati seng tahu oras lagi (lampu mati tak tentu waktunya lagi), karna tanpa pemberitahuan sebelumnya.” Ungkapnya.

Sementara Adam yang berprofesi sebagai nelayan merasa kesulitan melaut karna kelangkaan BBM, padahal di Geser sedang musim Ikan.

“katong di Geser ini sekarang musim ikan, tapi kadang seng bisa melaut karna seng dapa bensin (Di Geser sedang musim ikan, tapi kadang tidak bisa melaut karna tidak ada bensin) ” tuturnya lirih.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close