BeritaDaerahNasional

Kejari Tidore Bakal Naikan Status Kasus Desa Lifofa

Mantan Kades Calon Tersangka

Dugaan kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) Lifofa tahun 2018 senilai Rp 1.038.514.700 bakal naik status dari penyelidikan ke penyidikan.

Hal ini berdasarkan pemeriksaan terhadap 37 saksi yang diperiksa dalam operasi intelejen penyelidikan kejaksaan negeri (Kejari) Kota Tidore Kepulauan sejak Oktober 2019 lalu.

“Ditemukannya unsur utama keterangan yang mengarah pada pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berindikasi perbuatan melawan hukum atau penyalahgunaan kewenangan yang menimbulkan kerugian keuangan Negara” Ujar Kasi Intel Kejari Tidore, Safri Abd Muin saat di temui di ruanggannya siang tadi. Selasa 7 Januari 2020.

Dijelaskan bahwa dari bukti-bukti serta keterangan saksi tersebut, maka pihaknya menyarankan untuk ditindak lanjuti ke tahap penyidikan oleh seksi tindak pidana khusus (Pidsus). Bahkan, Safri juga mengakui bahwa sudah ada calon tersangka dalam kasus tersebut.

“dari keterangan dan bukti-bukti, maka kami suda mengantongi calon tersangka nantinya” ungkapnya.

Safri juga membeberkan sejumlah penyalagunaan kewenangan mantan kades Lifofa seperti penyertaan modal ke Badan Usaha Milik Desa (BUDes) sebesar Rp 583.950.000 yang tidak diserahkan ke BUMDes tetapi telah dicairkan dan dipergunakan untuk kepentingan peribadi mantan kepala desa.

Sementara total bidang pembangunan desa yang belum direalisasi sebesar Rp. 253.539.000 serta total bidang penyelenggaraan pemerintah desa, bidang pembinaan kemasyarakatan dan bidang pemberdayaan masyarakat yang belum direalisasi sejumlah Rp. 201.025.700.

“Atas ditemukan adanya indikasi perbuatan melawan hukum tersebut maka calon tersangka akan didakwaan sebagaimana yang di atur dalam undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah dirubah dengan UU nomor 20 tahun 2021”tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close